(sumber gambar : http://keluarga.com/keluarga/macam-macam-cinta)
KAP merupakan singkatan dari Komunikasi Antar Pribadi yang merupakah salah satu Mata Kuliah dijurusan Ilmu Komunikasi. Dalam Mata kuliah ini kita belajar bagaimana pendekatan sosiologi dan psikologi ketika berkomunikasi antar dua orang dengan kedekatan tertentu.
Mata Kuliah ini termasuk mata kuliah favorit saya, karena dosennya selalu bercerita hal-hal yang berhubungan dengan KAP namun mudah dijumpai tapi sering kita tak sadar, apa lagi ditambah canda-candaan yang membuat kita tidak bosan. karena jujur saya adalah orang yang bosan ketika mendengarkan materi karena saya menganggap saya bisa kalo cuma membaca buku panduan saja.
La kali ini kita akan membahas hubungan pasangan (saya lebih suka pasangan bukan pacar)
relationship dibedakan menjadi eros, storge, ludus,mania, pragmatic love dan aggape aluistic love untuk lebih jelasnya mari kita bahas :
EROS
Pernah dengar kan nama dewa Yunani bernama Eros? Konon, kerjanya membagi-bagikan bunga-bunga cinta pada manusia. Nah, teorinya menyebutkan bahwa Eros adalah jenis cinta berwujud fisikal, romantis, dan erotis. Para penganut cinta erotis ini percaya pada cinta pada pandangan pertama. Karenanya, mereka amat tertarik pada daya tarik fisik. Dalam hubungan asmara, penganut cinta Eros sangat menganggap penting ciuman dan pelukan. Mereka juga sangat sensual dan menjiwai permainan cinta.
Pernah dengar kan nama dewa Yunani bernama Eros? Konon, kerjanya membagi-bagikan bunga-bunga cinta pada manusia. Nah, teorinya menyebutkan bahwa Eros adalah jenis cinta berwujud fisikal, romantis, dan erotis. Para penganut cinta erotis ini percaya pada cinta pada pandangan pertama. Karenanya, mereka amat tertarik pada daya tarik fisik. Dalam hubungan asmara, penganut cinta Eros sangat menganggap penting ciuman dan pelukan. Mereka juga sangat sensual dan menjiwai permainan cinta.
LUDUS
Nama
ini merujuk pada jenis cinta yang penuh dengan permainan, godaan, dan
cumbu rayu yang tak habis-habis. Penganut Ludus biasanya tidak pernah
serius bercinta. Kalau hubungan dirasa terlalu mengikat atau intens,
mereka mendingan kabur. Contoh simpelnya adalah Casanova, si pangeran
playboy yang tak ada duanya (tapi juga yang paling seksi). Baginya,
cinta cuma permainan kejar mengejar. Jadi, kalau Anda ternyata bosan
dengan orang yang sudah 'menyerah' (setelah Anda kerja tanpa kenal
lelah), bisa jadi Anda juga termasuk orang-orang Ludic alisa penganut
Ludus.
STORGE
Persahabatan
akrab yang membuahkan cinta adalah jenis cinta Storge. Karena berawal
dari pertemanan, maka cinta ini disirami dengan emosi-emosi yang dalam
dan saling menghargai. Ada aktivitas dan minat yang sama, serta saling
bagi pengalaman dan perhatian. Para penganutnya tak mencari nafsu dan
kesenangan belaka, tapi berkonsentrasi pada pembentukan partnership yang
seimbang.
MANIA
Jenis
cinta ini tak terlalu sulit ditemukan karena banyak orang yang
menganutnya. Mania adalah penjelasan pada diri sendiri untuk cinta yang
obsesif, penuh cemburu, dan amat tergantung. Cinta mereka kebanyakan
merusak. Seperti yang bisa kita lihat dalam salah satu drama
Shakespeare, di mana cinta Othello pada Desdemona malah membawa mereka
pada nafsu kriminal dan bunuh diri.
PRAGMA
PRAGMA
Orang
pragmatis adalah orang yang realis dan praktis. Karena itu, penganut
cinta Pragma pun begitu pula. Memutuskan sesuatu tanpa imbuhan
romantisme sama sekali, penganut cinta Pragma dengan tenang
menimbang-nimbang latar belakang, perilaku, dan keyakinan calon
pasangannya. Betul-betul dimaksudkan untuk suatu hubungan jangka
panjang!
AGAPE
Cinta
jenis ini adalah kategori terakhir dan menunjuk pada cinta yang
kekuatannya melebihi ego dan tubuh semata. Inilah cinta yang tidak
mementingkan diri sendiri sama sekali. Seseorang yang dengan setia
mengurus kedua orangtuanya yang sudah renta atau anak yang cacat, adalah
gambaran dari perwujudan cinta Agape. Altruistik dan penuh
spiritualisme, dan merupakan manifestasi yang tinggi dari cinta itu
sendiri.
(sumber : http://irfanthewind.blogspot.com/2010/04/cocokkan-cinta-anda-eros-ludus-storge.html)
wah ternyata hubungan itu berbeda-beda yah, menurut kalian type mana hubungan kalian yang sedang dijalani?. diakhir kuliah dosen saya memberikan sebuah wijengan (nasihat), beliau berpesan agar para mahasiswinya menerapkan ini
"dont love me just for fun, for not comitment" jadi kita diharapkan menjalin hubungan bukan sekedar untuk kesenangan belaka saja tanpa adanya komitmen.
semoga bermanfaat

0 komentar:
Posting Komentar